Kadudampit, Sukabumi – 6 Februari 2026. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampal Jurig, bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Kadudampit, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Barat Wilayah III Sukabumi, dan komunitas Gerakan KDM Leuweung Hejo, berhasil meraih sukses besar dalam kegiatan penanaman pohon massal di area kaki Gunung Gede Pangrango. Acara ini digelar pada Jumat, 6 Februari 2026, sebagai bagian dari program nasional Hari Menanam Pohon Indonesia dan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sekaligus mendukung Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 15 Tahun 2023 tentang Gerakan Daerah Mandiri (KDM) untuk melestarikan hutan dan lingkungan.

Kegiatan yang dipusatkan di lereng Gunung Gede ini melibatkan ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, pramuka, dan relawan lingkungan. Total bibit pohon yang ditanam mencapai ribuan unit, dengan jenis utama seperti jati emas, sengon albasia, sirsak, mangga, durian, dan pohon buah lainnya yang dirancang untuk merehabilitasi lahan kritis, mencegah erosi, dan menjaga resapan air. Ketua LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, menyampaikan bahwa inisiatif ini selaras dengan visi lembaga yang didirikan sejak 2000 untuk menjaga ekosistem jurang-rimba-gunung di kaki Gunung Gede-Pangrango. “Ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk membangun Sukabumi yang hijau dan lestari,” ujar Irvan
Sebagai organisasi non-profit yang berkantor di Kadudampit, LSM Dampal Jurig telah aktif sejak era reformasi, dengan cabang di Cianjur, Bandung, dan Bekasi. Mereka dikenal karena aksi-aksi konservasi seperti penanaman ribuan pohon di kaki Gunung Walat dan Kerinci, serta kolaborasi dengan instansi seperti Perhutani dan Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP). Kegiatan kali ini juga menyoroti pentingnya Gerakan Hejokeun Leuweung (Hijaukan Hutan) untuk menghadapi tantangan deforestasi di wilayah rawan longsor seperti Kadudampit, yang rentan gerakan tanah di lereng curam di atas 800 meter.

Acara ini tidak hanya menanam pohon, tapi juga sosialisasi edukasi lingkungan kepada warga setempat, termasuk cara merawat bibit dan manfaatnya bagi ketahanan pangan serta pariwisata alam. Peserta diajak berpartisipasi langsung, dengan dukungan logistik dari CDK Wilayah III yang menyediakan bibit gratis. Di tengah cuaca cerah pagi itu, suasana semarak dengan doa bersama dan pembagian hadiah bagi kelompok terbaik.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dan masyarakat Sukabumi dalam mencapai target nasional penghijauan, sebagaimana diamanatkan Presiden Republik Indonesia. LSM Dampal Jurig berharap inisiatif serupa dapat diteruskan secara rutin, demi generasi mendatang yang hidup harmonis dengan alam.










