Wahanainformasi.com – Cilograng – Suatu aturan tentu dibuat untuk dilaksanakan. Begitu juga PT. Pertamina membikin aturan untuk curah BBM dari mobilĀ tangki kedalam dombak.
Namun saat awak media wahana informasi kebetulan ngisi di spbu Gunung Batu Cilograng, Terlihat tangki sedang curah 8 KL.
Sedangkan dalam aturan jelas disebutkan, bahwa awak tengki dan pengawas tidak berada di tempat curah.
Dan saat hujan akan turun, si sopir jg belum menempelkan ardeu ke alumunium tempat curah. Itu semua tentu sangat berbahaya untuk. Keselamatan SPBU sendiri. Dan disaat itu ada pengisian jerigen oleh operator. Sedangkan jerigen tidak diturunkan saat pengisian. Tentu ini sangat bahaya kalau terjadi konsleting bertemu uap BBM.

Saat diwawancarai oleh awak media Wahana Informasi, pengawas memohon maaf pada awak media. Dan akan lebih teliti lagi.
Dan ini semua akibat pengawas tidak ada ditempat saat curah BBM tersebut. Sedangkan untuk SOP curah BBM dari mobil tangki harus dengan pengawasan pengawas dan harus bersertifikat savety.










