Wahanainformasi.com – Sukabumi – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jampangkulon menggelar halalbihalal bersama para petani se-Kecamatan Jampangkulon sekaligus melakukan evaluasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Kegiatan berlangsung di Aula BPP Jampangkulon, Kamis (2/4/2026).
Kepala BPP Jampangkulon, Ucu Rochilah, mengatakan kegiatan awal April ini diawali dengan halalbihalal bersama petani di wilayah Kecamatan Jampangkulon, dilanjutkan dengan evaluasi RDKK.

“Tujuannya agar para kelompok tani di awal tahun sudah memvalidasi lagi siapa yang masih aktif dan siapa yang tidak, sehingga datanya sesuai dengan harapan pemerintah,” ujar Ucu.
Selain itu, BPP juga mengevaluasi penerapan demonstrasi plot (demplot) di wilayah Jampangkulon. Menurut Ucu, respons petani terhadap demplot cukup luar biasa karena terlihat perbedaan hasil dibandingkan dengan penggunaan pupuk lainnya.
Terkait mitigasi El Nino, Ucu menjelaskan pihaknya telah bersepakat dengan petani untuk mengoptimalkan lahan yang masih memiliki ketersediaan air.
“Ketika kita tidak bisa menanam padi di lahan yang airnya terbatas, kami arahkan untuk menanam palawija maupun hortikultura, sehingga tidak ada tanah yang tidak termanfaatkan,” katanya.
Ucu menambahkan, pihaknya sepakat untuk terus melakukan pendataan RDKK agar data sesuai harapan. “Untuk demplot pun responnya luar biasa, ada perbedaan dengan pupuk yang lain. Untuk mitigasi menghadapi El Nino ini, kami para petani siap mensukseskan swasembada pangan berkelanjutan untuk hilirisasi penyerapan hasil gabahnya,” pungkasnya.










