wahanainformasi.com – Sukabumi – Kepala BNN RI Marthinus Hukom mengadakan audiensi dengan Direktur Pemeriksaan I.B DJPKN I BPK RI, Totok Sucahyo, beserta jajarannya di Ruang Kelompok Ahli BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (3/7). Pertemuan ini berfokus pada diskusi mengenai efektivitas pengelolaan anggaran negara dan tantangan yang dihadapi BNN dalam pemanfaatan dana.
Marthinus Hukom mengungkapkan bahwa anggaran BNN yang relatif kecil, sekitar Rp 2,4 triliun, masih mengalami kendala dalam pemanfaatan yang efektif dan efisien. Ia menekankan bahwa proses pemeriksaan dan pengawasan dari BPK sangat penting sebagai “rem” atau panduan agar pengelolaan anggaran negara, khususnya di BNN, berjalan sesuai koridor dan tidak menyalahi aturan.
“Arahan dan panduan dari BPK sangat dibutuhkan agar BNN dapat memanfaatkan anggaran secara optimal untuk menjalankan tugas-tugas penanggulangan narkotika yang dinilai sulit,” ujar Marthinus.
Kehadiran Direktur Pemeriksaan I.B DJPKN I BPK RI diharapkan dapat memberikan panduan komprehensif terkait prosedur pemeriksaan dan pemanfaatan anggaran yang sesuai regulasi. Kolaborasi ini bertujuan untuk mencegah kesalahan dalam pengelolaan anggaran negara dan memastikan setiap anggaran termanfaatkan secara efektif dan efisien.
“Ini adalah kendala yang Kami hadapi dalam memanfaatkan anggaran secara efektif. Arahan dari Bapak Direktur dan jajaran BPK akan sangat membantu Kami,” tutur Marthinus, menekankan pentingnya sinergi ini.
Totok Sucahyo menegaskan komitmen BPK untuk terus mendukung BNN melalui pengawasan dan pemeriksaan keuangan yang ketat.
“BPK siap bersinergi dengan BNN dalam mengawal penggunaan anggaran negara agar tepat sasaran, terutama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba yang menjadi isu krusial bagi bangsa ini,” jelas Totok.
Pertemuan ini menunjukkan komitmen BNN terhadap tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Diharapkan, dengan dukungan BPK, BNN dapat mengatasi hambatan administratif dan prosedural, sehingga program-program pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih lancar dan efektif demi mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba.
#indonesiabersinar
#indonesiadrugfree
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN