Wahanainformasi.com – Sukabumi – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, angkat bicara terkait dugaan kecurangan timbangan ikan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhanratu yang sempat viral di media sosial.
Ia menilai kejadian tersebut mencoreng citra pariwisata daerah.
Ali Iskandar menyampaikan keprihatinannya atas informasi yang beredar mengenai wisatawan yang mengaku dirugikan saat berbelanja hasil laut di kawasan Pelabuhanratu.
“Memang, ini tidak baik dan sangat memprihatinkan,”
ujar Ali Iskandar, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, praktik yang merugikan konsumen seperti dugaan manipulasi timbangan tidak hanya berdampak pada pedagang itu sendiri, tetapi juga dapat merusak kepercayaan wisatawan terhadap destinasi unggulan Kabupaten Sukabumi.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.
Koordinasi lintas instansi telah dilakukan guna menindaklanjuti laporan tersebut.
“Sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait, termasuk DKP, PPNP, pihak kelurahan, hingga Plt Camat Pelabuhanratu,” jelasnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.
Ali juga mengingatkan seluruh pelaku usaha, khususnya di sektor wisata dan perdagangan, untuk menjaga integritas dan kejujuran dalam bertransaksi.
Menurutnya, kepercayaan pengunjung adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pariwisata daerah.










