Mensos Nyatakan Data Desil 1 dan 2 Menjadi Syarat Masuk Sekolah Rakyat

Wahanainformasi. – Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan menggunakan mekanisme penjangkauan langsung berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar program tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Bupati Pesawaran dan Bupati Ogan Komering Ulu di Kantor Kemensos, Senin (13/4).

Gus Ipul menekankan, calon siswa dijangkau melalui desil 1 dan desil 2 DTSEN, dilanjutkan verifikasi lapangan oleh Pendamping PKH, BPS, dan Pemda. Hasil verifikasi kemudian harus mendapat persetujuan orang tua dan kepala daerah sebelum ditetapkan oleh Kemensos. Ia mengingatkan, ketepatan proses di tingkat daerah menjadi kunci keberhasilan program.

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyambut positif program Sekolah Rakyat dan berharap daerahnya menjadi prioritas, dengan kesiapan lahan serta proposal yang telah diajukan. Senada, Bupati Ogan Komering Ulu Teddy Meilwansyah menyatakan kesiapan Pemda mendukung pembangunan melalui APBD agar sesuai standar, mengingat tingginya animo masyarakat. Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran Kemensos serta perwakilan pemerintah daerah terkait.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *