
Sukabumi, 24 September 2025– Pemerintah Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk mengevaluasi kelayakan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nasa Berkarya. Kegiatan yang difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan dana desa sebesar Rp211 juta ini diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nagraksari sebagai langkah strategis dalam menjamin keberlanjutan dan peran BUMDes dalam perekonomian lokal.”
“Kepala Desa Nagraksari, Nurman Saleh, menegaskan urgensi Musdesus ini untuk menghindari potensi tumpang tindih atau masalah di kemudian hari. ‘Kegiatan ini jangan sampai ada benturan nantinya,’ tegas Nurman Saleh, seraya mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang hadir.”
“Musdesus ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan kunci. Didik, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala DPMD yang berhalangan tugas dan berharap Musdesus berjalan sesuai harapan. Turut hadir Gugun dari UPT Peternakan Wilayah VI Jampangkulon, serta Kasi PMD yang mewakili Muspika Kecamatan Jampangkulon. Kehadiran beragam pihak ini menunjukkan komitmen kolektif dalam mengevaluasi secara komprehensif kelayakan BUMDes Nasa Berkarya.”
“Evaluasi ini mencakup berbagai aspek kelayakan usaha, mulai dari teknis, pemasaran, sumber daya manusia, produksi, organisasi, hingga aspek keuangan. Analisis mendalam ini krusial untuk memilih jenis usaha paling potensial, meminimalkan risiko kegagalan, serta memastikan penyertaan modal dari dana desa benar-benar berdaya guna untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.”
“Upaya Desa Nagraksari ini sejalan dengan arahan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang secara konsisten mendorong pemanfaatan dana desa untuk pembentukan atau penambahan modal kerja BUMDes. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur yang alokasi dananya seringkali terbatas, berkisar Rp200 juta-Rp300 juta per desa.”
“Melalui revitalisasi ini, Pemerintah Desa Nagraksari berharap BUMDes Nasa Berkarya dapat bertransformasi menjadi entitas usaha yang mandiri, mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD), dan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi lokal. Musdesus ini merupakan bagian integral dari komitmen berkelanjutan Desa Nagraksari dalam mengembangkan potensi desa dan meningkatkan taraf hidup warganya melalui pengelolaan BUMDes yang transparan dan akuntabel.”








