Wahanainformasi.com – SUKABUMI – Pemerintah Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menggelontorkan anggaran sekitar Rp295 juta untuk menyukseskan program ketahanan pangan.
Anggaran tersebut dialokasikan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Utama untuk dikelola menjadi tiga unit usaha produktif.

Ketua BUMDes Karya Utama, Rudi Rustandi, Pada hari Jumat 5 Juni 2026 menjelaskan bahwa seluruh anggaran tersebut dibagi ke dalam tiga sektor utama guna mendongkrak perekonomian dan ketersediaan pangan warga setempat.
“Kami membagi anggaran ini ke dalam tiga kegiatan usaha, yaitu jual beli beras sebesar Rp110 juta, budidaya jamur sebesar Rp85 juta, dan sektor pertanian cabai sebesar Rp100 juta,” ujar Rustandi saat memberikan keterangan langsung.
Namun, dalam pelaksanaannya, unit usaha jual beli beras saat ini tengah menghadapi tantangan operasional. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi gudang penyimpanan beras milik BUMDes saat ini dalam keadaan kosong.
“Kalau beras Hari ini atau besok datang 2 Ton “. Ucapnya
Rustandi membeberkan bahwa sistem kelola yang diterapkan untuk komoditas beras tersebut menggunakan sistem piutang kepada warga masyarakat. Dampaknya, perputaran modal menjadi tersendat lantaran banyak terjadi pembayaran yang menunggak dan berindikasi macet.
“Untuk usaha beras, sistemnya dihutangkan ke warga. Kondisi perputaran uang saat ini mencapai ±Rp. 80 juta ada juga yang terlambat bayar ,” ungkapnya.
Di sisi lain, perkembangan positif terlihat pada sektor pertanian. BUMDes Karya Utama saat ini tengah bersiap menggenjot produksi sektor holtikultura dengan memperluas area tanam.
“Adapun untuk tanaman cabai, rencana ke depan kami akan melakukan perluasan lahan baru demi mengoptimalkan hasil panen,” pungkas Rudi.










