Wahanainformasi.com – Simpenan – Minimnya rambu-rambu peringatan jalan berlubang di Jalur Kiara Dua menuju Bagbagan memakan korban. Seorang pengendara motor terperosok ke dalam lubang besar yang menganga di bahu jalan.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut terjadi di Kp. Ci Awitali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026).
Korban diketahui bernama Pak Henda (55), warga Bantar Gadung. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan Nomor Polisi F 3156 QZ melintas dari arah Kiara Dua menuju Bagbagan.
Menurut saksi mata, di bahu jalan terdapat lubang besar yang dalam dan gelap sehingga tidak terlihat oleh pengendara. Ban depan motor langsung masuk ke dalam lubang dan korban pun terjatuh.
“Motor melintas, tiba-tiba ban masuk lubang. Lubangnya dalam dan tidak terlihat karena di bahu jalan, pengendara langsung jatuh,” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun sepeda motor masuk ke dalam lubang dengan kedalaman kurang lebih 2 meter. Pak Henda mengalami luka-luka ringan akibat terjatuh.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung membantu mengevakuasi sepeda motor dari dalam lubang tersebut, seperti terlihat dalam foto.
Warga Kp. Ci Awitali mengeluhkan kondisi jalan di jalur Kiara Dua – Bagbagan yang banyak berlubang besar dan dalam di bahu jalan. Kondisi ini sangat berbahaya terutama saat malam hari karena minim penerangan dan tanpa rambu peringatan.
Warga meminta Dinas PU Kabupaten Sukabumi dan Pemdes setempat untuk segera memperbaiki jalan berlubang tersebut agar tidak ada korban berikutnya.
Pak Henda saat ditemui awak media mengatakan tidak mengetahui ada lubang di bahu jalan.
“Saya tidak tau ada lobang di bahu jalan,” pungkas Henda.
*Himbauan:* Bagi pengendara yang melintas jalur Kiara Dua menuju Bagbagan harap berhati-hati, kurangi kecepatan, terutama pada malam hari.




















