Bumdesa Sukarame Diduga Markup Anggaran Unit Usaha Ayam Petelur, Camat Cisolok : Penggunaan Anggaran Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
wahanainformasi.com – Sukabumi, Kurangnya pembinaan dan lemahnya pengawasan dari pihak terkait menjadi salah satu penyebab gagalnya pengelolaan Badan usaha Milik Desa ( Bumdes). Hal ini sangat disayangkan mengingat harusnya kegiatan yang dilaksanakan bisa menopang pertumbuhan ekonomi di ruang lingkup desa.
Seperti halnya Bumdesa berkembang mandiri Sukarame yang berada di Desa Sukarame Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi yang diduga markup anggaran untuk unit usaha Ayam Petelur.
Hal tersebut berawal dari penelusuran pihak media pada hari Jumat, 15 Mei 2026 kelokasi tempat kandang ayam petelur yang dibangun oleh pihak bumdes. Diketahui bahwa untuk unit usaha ayam petelur pihak Pemerintah Desa Sukarame anggarkan Rp. 150.000.000.
Namun fakta dilapangan diketahui bahwa kandang ayam yang terbuat dari Bambu tersebut hanya di isi ±400 ekor ayam petelur. Sedangkan kalau harga ayam petelur siap produksi ±Rp.150.000 per ekor berarti hanya menghabiskan anggaran ±Rp. 60.000.000.


Saat di Konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Direktur Bumdesa Sukarame Lili menjelaskan bahwa Ayam yang saat ini ada di kandang belum usia produksi dan baru berusia 15 Minggu.
Lebih mengherankan lagi saat ditanya terkait dengan pembuatan kandang , Lili mengaku bahwa untuk pembuatan kandang estimasi menghabiskan anggaran ±Rp. 48.000.000 . Padahal kandang tersebut menurut penelusuran dan pantauan dilapangan diperkirakan hanya akan menghabiskan anggaran ±Rp. 15.000.000. Tentu saja selisih tersebut menjadi perhatian serius daripada awak media.
Lantas sisa anggaran Bumdesa tersebut dipergunakan untuk apa?
Menanggapi hal tersebut saat ditemui diruang kerjanya pada Rabu, 20 Mei 2026 camat Cisolok Okih Pazri Assidiq. S.Ag ., KP menyampaikan, bahwa tentunya setiap penggunaan anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan regulasi yang telah di tetapkan.
Selanjutnya Camat pun sampaikan apresiasi kepada pihak media yang sudah menyampaikan dan menjalankan Tupoksinya sebagai mitra dan sosial kontrol.
“Kami dari pihak kecamatan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke Bumdesa Sukarame untuk menindaklanjuti hal yang disampaikan oleh pihak media”. Pungkasnya
Sementara itu ditempat yang sama Kasi Trantib Kecamatan Cisolok Odang Sasmita menyampaikan bahwa ketika dilapangan sangat minim sekali informasi yang di dapat dan tentunya sinergitas dengan media merupakan salah satu hal yang tentunya sangat positif.
“Mohon kalau ada masukan saran yang tentunya untuk bahan evaluasi kami dilapangan, hendaknya di sampaikan saja”. Ucapnya
Sementara itu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp Kepala Desa Sukarame Hermawan , memilih untuk Bungkam










