wahanainformasi.com – Sukabumi – Institut Madani Nusantara (IMN) Sukabumi menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) dan Pascasarjana (S2) Tahun Akademik 2024/2025, di Gedung Harsa, Jalan Lingkar Selatan No.18, Kota Sukabumi, Sabtu (22/11/2025).
Acara wisuda yang berlangsung penuh khidmat ini, dihadiri Kepala Badan Pengembangan Kementerian ESDM Prahoro Yulijanto Nurtjahyo, Ph.D., perwakilan Kopertais Wilayah 2 Jawa Barat, Wali Kota Sukabumi, Bupati Sukabumi, ketua yayasan, civitas akademika IMN Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.
Sebanyak 601 mahasiswa dari berbagai program studi, baik jenjang sarjana (S1) maupun pascasarjana (S2), resmi diwisuda. Para lulusan mengikuti prosesi dengan penuh kebanggaan dan haru sejak awal hingga akhir acara.
Rektor IMN Sukabumi, Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pencapaian para wisudawan dan kontribusi IMN dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas.
Kami dari IMN merasa terharu telah menghasilkan ribuan sarjana. Ini merupakan prestasi dan kebanggaan, karena para alumni telah berkiprah sebagai ASN, TNI/Polri, pejabat politik, dan profesional di berbagai sektor, baik di Kabupaten/Kota Sukabumi maupun di luar daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor Endin, mengatakan seluruh program studi di IMN telah dikelola sesuai standar nasional pendidikan tinggi, dengan fokus pada pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, serta keterampilan yang relevan.
Saya percaya anda semua mampu mengamalkan ilmu dalam profesi masing-masing dengan lebih baik, disiplin, bertanggung jawab, dan berkualitas. Teruslah meningkatkan potensi diri sebagai bekal untuk berkompetisi di dunia yang semakin kompetitif,” pesannya kepada para lulusan.
Masih kata Rektor Endin, saya mengingatkan kepada semua mahasiswa yang telah di wisuda, wisuda bukanlah akhir perjalanan, tetapi awal pengabdian kepada masyarakat.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi saudara-saudara semua. Manfaatkan ilmu yang sudah diperoleh dan siaplah mengabdi untuk bangsa dan negara dengan disiplin ilmu masing-masing,” tutupnya.
















