DPD KNPI Lebak Mengecam Keras Tewasnya Warga di Proyek Waduk Karian Naungan BBWSC Banten Di Kecamatan Maja

Wahanainformasi.com – Lebak – Insiden kecelakaan kerja yang menewaskan seorang warga, di Proyek waduk kiaran menuai sorotan dari Komite nasional Pamuda Indonesia(KNPI) Kabupaten Lebak. Organisasi pamuda plat Merah tersebut mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tragis yang diduga berkaitan dengan lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Muhammad fa’az dan
Riana warga Kampung pasir makam RT. 01. RW. 03 Desa Mekarsari, Kecamatan Maja.

Kronologis mereka berniat bermain di sawah yang berdampingan dengan galian belko, yang di genangi air (
Masih dalam pengerjaan proyek),
lalu Muhammad Fa’az terpeleset jatuh ke dalam air tersebut, kemudian saudara Rina berniat ingin menolong, namun  naas Riana malah ikut terperosok dan tenggelam, kedalam air kurang lebih 2 meter.

Kejadian ini menyiksaan duka mendalam bagi keluarga korban dan juga trauma yang mendalam bagi keluarga korban.

Menanggapi kejadian tersebut, ketua Dpd Knpi kabupaten lebak, cucu komarudin lebih dikenal dengan Sebutan Bung C.K menyatakan sikap bahwa pihaknya mendesak aparat kepolisian, khususnya polres lebak maupun Polda Banten, untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Kami meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai ada pembiaran terhadap dugaan kelalaian yang berakibat hilangnya nyawa warga” tegas Bung C.K

Ia menilai, kecelakaan yang terjadi hingga menyebabkan korban jiwa tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa, melainkan harus dilihat sebagai kemungkinan adanya pelanggaran terhadap standar keselamatan kerja.

“Ini bukan hanya soal kecelakaan, tetapi ada dugaan kuat lemahnya penerapan K3. Jika benar ada kelalaian, maka harus ada pertanggungjawaban hukum,” lanjutnya.

Selain mendesak kepolisian, KNPI Lebak juga menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga Korban.

knpi lebak mendesak BBWSC Banten, untuk segera melakukan investigation menyeluruh, transparan, dan independent terhadap kejadian ini.

“Meminta Adanya Evaluasi total sistem pengamanan guna mencegah kejadian serupa di massa mendatang” ucap Bung C.K

Tak Lupa bung C.K menegaskan keselamatan masyarakat, warga sekitar proyek harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksana pembangunan.

Kami DPD KNPI Lebak, menyatakan akan mengawal serius kasus ini dan memastikan keadilan bagi para korban.

Apabila tidak terdapat langkah kongkrit dan transparan dari pihak BBWSC Banten, maka kami DPD KNPI kabupaten lebak akan melakukan aksi massa di kantor BBWSC Banten sebagai bentuk tekanan moral dan sosialcontrol.

“HENTIKAN PROYEK NEGARA YANG MERUGIKAN MASYARAKAT.” Pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak humas BBWSC Banten setelah konfirmasi via Whatshapps terkait insiden kecelakaan warga yang menewaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *