Wahanainformasi.com – SUKABUMI, – Pemerintah Desa (Pemdes) Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, terus berkomitmen memperkuat sektor pangan. Pada tahun anggaran 2025, Pemdes Bojonggaling menggelontorkan anggaran sebesar Rp269.182.410 yang dialokasikan khusus untuk program ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Saat dikonfirmasi pada Kamis (11/6/2026), Sekretaris Desa (Sekdes) Bojonggaling Edi Sopyan menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tahun ini difokuskan pada unit usaha pembelian gabah padi. Langkah ini diambil untuk menyerap hasil panen para petani lokal secara optimal.

“Kegiatan ini difokuskan untuk unit usaha pembelian gabah padi,” ujar Sekdes Bojonggaling saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ia menambahkan, unit usaha gabah yang berlokasi di Kampung Bihbul RT 02/RW 01 tersebut saat ini dikelola langsung oleh Direktur BUMDes, Iwan. Hal ini dikarenakan struktur kepengurusan untuk ketua unit usaha tersebut belum resmi dibentuk.
Tidak hanya sekadar menjaga stabilitas pangan, investasi sediaan modal ini juga ditargetkan mampu mendongkrak perekonomian desa. Pemdes Bojonggaling menetapkan target Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar 30 persen dari total keseluruhan anggaran yang dikucurkan kepada BUMDes tersebut.
Saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Direktur BUMDES Bojonggaling, Iwan, membenarkan realisasi anggaran tersebut. Dana ini digunakan untuk membangun ekosistem produksi beras mandiri.
“Benar adanya Bumdesa sudah menerima anggaran ±269 juta. Digunakan untuk pembelian penggilingan padi Rp150 juta yang merupakan aset tetap BUMDES, dan sisanya digunakan untuk pembelian gabah padi,” ujar Iwan.
Iwan menjelaskan, gabah yang dibeli dari petani lokal tersebut nantinya akan digiling sendiri. Hasil produksinya akan dijadikan komoditi utama beras yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga desa setempat. Meski berfokus pada pemenuhan lokal, BUMDES juga siap membuka pasar ke luar daerah.
“Digiling dan dijadikan komoditi utama beras untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat yang lebih utama. Dan kalaupun ada pesanan dari luar, maka kamipun akan layani,” tambahnya.
Keberhasilan program ini, menurut Iwan, tidak lepas dari peran aktif dan sinergi yang kuat dengan pemerintah desa setempat, khususnya Kepala Desa Bojonggaling.
“Tentunya keberhasilan ini berkat dukungan dari Pemerintah Desa Bojonggaling, terutama Pak Kepala Desa Fery Hidayatulloh, S.Pd,” ungkap Iwan secara terbuka.
Lewat langkah awal ini, BUMDES Bojonggaling berkomitmen untuk tidak jalan di tempat. Manajemen telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk melahirkan inovasi-inovasi baru demi kesejahteraan warga.
“Kedepan kami akan terus bertransformasi dan berinovasi agar unit usaha baru bisa terwujud, dan yang saat ini sudah berjalan bisa lebih berkembang lagi,” tutupnya.
















