Wahanainformasi.com – Kota Sukabumi – Kunci keberhasilan seorang pemimpin daerah tentu ada standar yang diatur oleh pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri. Dan semua aturan pelaksanaan roda pemerintahan.
Saat diwawancarai oleh awak media Wahana Informasi, Senin, 25/05/2026, Yudi Mupet selaku Ketua RT. 01/06 Kelurahan Tipar Kota Sukabumi menuturkan: “Saya menyikapi penomena demo RT/RW di Kota Sukabumi, semua itu menjadi hak mereka dan mengeluarkan pendapat didepan umum dilindungi undang-undang dengan ketentuan yang berlaku.”
“Tapi menurut pendapat saya yang kurang faham dalam urusan pengelolaan pemerintahan, obyek masalah yang dituntut RT/RW menggugat Walikota H. Ayep Zaki itu harus sesuai dengan kesalahan tupoksi H. Ayep Zaki dalam kelalaian atau melakukan tindakan melawan hukum, baru ada bahasa dimakzulkan.”
Karena Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan evaluasi melalui beberapa indikator berikut:
- Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Kunci (IKK): Mengukur pencapaian target strategis pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
- Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM): Survei langsung kepada masyarakat yang mengukur kualitas layanan publik seperti perizinan, administrasi kependudukan, pendidikan, dan kesehatan.
- Evaluasi Kinerja Penjabat (Pj) Kepala Daerah: Bagi walikota berstatus penjabat (Pj), evaluasi dilakukan setiap tiga bulan (triwulan) oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri.
- Evaluasi Pelayanan Publik Ombudsman: Penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik untuk mencegah maladministrasi.
Jadi menurut saya, saya hanya sebagai pimpinan tingkat RT yang tidak tahu tentang pengelolaan pemerintahan, mengajak kepada semua masyarakat Kota Sukabumi untuk lebih menjaga ketertiban dan keamanan dan tentu mengawasi kinerja Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam kontek kinerja untuk kemajuan ekonomi masyarakat dan pelayanan publik, itu yang harus diperhatikan oleh seluruh masyarakat Kota Sukabumi.
Dan saya tetap menghargai perbedaan pendapat di setiap wilayah Kota Sukabumi, tapi semoga demokrasi berjalan dengan baik dan kita beri kesempatan kepada pemimpin pilihan mayoritas masyarakat Kota Sukabumi untuk melaksanakan roda kepemimpinan daerahnya.
















