Wahanainformasi.com – Sukabumi – Kegiatan rehabilitasi ruang kelas di SDN Gunung Cabe, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan mangkrak. Saat dikunjungi awak media Wahanainformasi.com, tidak tampak adanya aktivitas pengerjaan di lokasi.
Kepala Sekolah SDN Gunung Cabe, Septiagus Nuraeni S.Pd, mengeluhkan lambatnya pengerjaan proyek tersebut. Padahal ruang kelas tersebut sangat dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar siswa.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut adalah:
– *Instansi:* Pemerintah Kabupaten Sukabumi – Dinas Pendidikan
– *Pekerjaan:* Kegiatan Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas Sekolah
– *No. SPK:* 000.3.2/08-PPK/SPK/10882956900/DISDIK/2026
– *Lokasi:* SDN Gunung Cabe Kec. Cikakak
– *Nilai Kontrak:* Rp 138.650.000
– *Masa Pelaksanaan:* 60 (Enam Puluh) Hari Kalender
– *Sumber Dana:* APBD TA. 2026
– *Pelaksana:* CV. Jayanti Berkah
Septiagus mengungkapkan sejumlah kejanggalan di lapangan. Selain pengerjaan yang tersendat, ia juga menerima laporan bahwa upah pekerja proyek belum dibayar.
“Belum lagi kondisi fisiknya, pintu kelas belum terpasang, plafon ada yang jebol lagi, hingga pemasangan keramik di dalam kelas yang tidak simetris,” keluh Septiagus S.Pd kepada awak media.

Pihak sekolah sangat menyayangkan kondisi tersebut. Ruang kelas yang seharusnya sudah bisa digunakan untuk belajar, kini justru terbengkalai dan tidak layak pakai.
Untuk itu, Septiagus meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk segera memberikan himbauan dan teguran keras kepada pelaksana agar pekerjaan segera diselesaikan sesuai spesifikasi dan tepat waktu.
“Kami mohon kepada Dinas Pendidikan agar ada himbauan kepada pelaksana, pekerjaan segera diselesaikan karena kelas sangat dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana CV. Jayanti Berkah belum dapat dikonfirmasi terkait mangkraknya proyek rehabilitasi di SDN Gunung Cabe tersebut.




















