Wahanainformasi.com __*CISOLOK* __ Kepala Puskesmas Cisolok dan Ketua PGRI Kecamatan Cisolok kompak mengimbau agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperhatikan aspek kebersihan dan gizi makanan MBG dan kesehatan lingkungan gedung MBG . Tujuannya agar makanan yang diterima siswa tetap aman dan bergizi saat dikonsumsi.
Kepala Puskesmas Cisolok, H. Hudrimi, menegaskan pihak puskesmas memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan rutin terhadap lingkungan penyelenggaraan MBG.
“Puskesmas wajib mengecek kesehatan lingkungan MBG minimal 3 bulan sekali. Mulai dari kebersihan dapur, tempat pengolahan, penyimpanan, hingga sarana distribusinya harus memenuhi standar,” ujar Hudrimi saat ditemui di Cisolok, Senin (8/9/2026).
Menurutnya, pemeriksaan berkala ini penting untuk mencegah potensi kontaminasi bakteri dan penyebaran penyakit yang bisa berasal dari lingkungan yang tidak higienis.
Di sisi lain, Ketua PGRI Kecamatan Cisolok, Dikdik, juga menyampaikan imbauan kepada para siswa. Ia meminta siswa tidak membawa pulang makanan MBG ke rumah. Dan dari PGRI nanti ajan melakukan kunjungan ke semua MBG yang ada di Kecamatan Cisolok.
“Kami menghimbau siswa agar makanan MBG langsung dikonsumsi di sekolah. Jangan dibawa ke rumah, supaya makanannya belum basi saat dikonsumsi dan gizinya tidak rusak,” kata Dikdik.
Dikdik menambahkan, dengan makan di sekolah, waktu antara makanan disajikan dan dikonsumsi bisa lebih singkat. Hal ini dinilai lebih aman untuk mencegah makanan basi, terutama di cuaca panas.
Kedua imbauan tersebut diharapkan dapat bersinergi. Dari sisi hulu, lingkungan produksi MBG dipastikan sehat oleh Puskesmas. Dari sisi hilir, konsumsi tepat waktu oleh siswa bisa menjaga kualitas makanan tetap baik.
Hingga saat ini program MBG di wilayah Cisolok terus berjalan dan menyasar sejumlah sekolah dasar dan menengah. Pihak sekolah diminta mendukung penuh pengawasan serta edukasi kepada siswa terkait hal ini.





















