Kepala UPTD Disdukcapil Palabuhanratu Menjawab Keluhan Tentang Dibatasinya Kuota Antrian

Wahanainformasi.com – Palabuhanratu – Terkait keluhan warga masyarakat yang akan membuat KTP dan tidak mendapat antrian di Disdukcapil Palabuhanratu, Kepala UPTD Disdukcapil Palabuhanratu memberikan penjelasan kepada awak media, Selasa, 14/07/2026.

Kedatangan awak media wahanainformasi.com ke kantor Disdukcapil Palabuhanratu diterima langsung oleh ketua UPTD Disdukcapil Palabuhanratu, Dudi Iskandar.

Awak media wahana informasi mengadukan perihal laporan warga Cicadas Kecamatan Cisolok yang sudah berangkat habis subuh dan dua kali tidak mendapat antrian untuk membuat e-KTP di kantor UPTD Disdukcapil Palabuhanratu.

Dudi Iskandar menjelaskan, bahwa terkait kuota pelayanan untuk membuat e-KTP di kantor UPTD Disdukcapil Palabuhanratu dibatasi untuk bikin baru 20 keping dan perbuhan alamat atau ganti chif 5 keping.

“Untuk aturan antrian online di Disdukcapil Palabuhanratu dilaksanakan karena sudah peraturan dari pusat, tentu saya secara pribadi ingin membantu semaksimal mungkin agar semua terlayani. Namun kami juga harus melaksanakan aturan dari pusat, karena ada keterbatasan sarana dan printer untuk cetak e-KTP.”Tutur Dudi.

Solusi yang diberikan oleh Dudi Iskandar adalah, kalau memang orang tersebut sudah dua kali mau ambil antrian dan selalu tidak kebagian, kami fasilitasi dia untuk di layani pada hari itu.

Dan kami Disdukcapil Palabuhanratu juga selalu penuh karena selalu ada otang perbatasan wilayah seperti Cikidang dan asal Ciemas yang ingin direkam dan dicetak e-KTP nya disini, karena lokasi wilayahnya lebih dekat dengan Disdukcapil Palabuhanratu.

Dan harapan dari masyarakat untuk kembali membikin KTP melalui Kecamatan masing-masing tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan alat cetak e-KTP nya tidak tersedia disetiap kecamatan.

Tapi menurut Dudi, kecamatan dapat merekam warga yang mau bikin baru dan disuruh mendownload IKD dulu, jadi pas antri di Disdukcapil Palabuhanratu tinggal cetak e-KTP nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *