Wahanainformasi.com – Jampangkulon, 10 Februari 2026 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Jampangkulon Tahun 2026, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2027, resmi digelar di aula kantor kecamatan setempat pada 10 Februari 2026. Acara ini mengusung tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata”, menekankan pentingnya sinergi antara sektor pertanian, industri olahan, dan pariwisata lokal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Jampangkulon.
Camat Jampangkulon, Dading, menyampaikan bahwa kali ini prioritas masuk mencapai 53 proposal dari total usulan sebanyak 164. “Alhamdulillah, acara ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Anang Janur dari fraksi PDI-Perjuangan, serta seluruh stakeholder di wilayah Kecamatan Jampangkulon, termasuk lurah dan kepala desa se-wilayah kecamatan,” ujarnya. Ia optimistis pembangunan bisa mencapai target 100% dan didorong oleh aspirasi-aspirasi dewan serta pihak lainnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Anang Janur, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah daerah. “Inisiatif seperti ini sangat strategis untuk memastikan alokasi anggaran tepat sasaran, terutama dalam membangun ekosistem pendukung agroindustri dan pariwisata yang berbasis potensi lokal seperti pertanian organik dan wisata alam Jampangkulon,” ungkapnya menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci keberlanjutan proyek-proyek tersebut.
Acara Musrenbang ini menjadi langkah awal penting dalam proses RPJMD, di mana usulan-usulan prioritas akan dievaluasi dan direkomendasikan ke tingkat kabupaten untuk integrasi dalam RKPD 2027. Tema tahun ini selaras dengan visi daerah menuju ekonomi hijau dan budaya yang kuat, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui investasi infrastruktur dan SDM unggul.













