Pengolahan Emas Ancam Kesehatan Lingkungan, Masyarakat Meminta Pihak Terkait Bertindak Tegas

Uncategorized15 Dilihat

Pengolahan Emas Ancam Kesehatan Lingkungan, Masyarakat Meminta Pihak Terkait Bertindak Tegas.

wahanainformasi – Sukabumi,Desa Langkap jaya Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi terancam pencemaran lingkungan akibat adanya aktivitas tambang emas ilegal yang marak dan kembali menjadi sorotan.

Tak hanya sampai disitu kini warga masyarakat yang ada dikampung Pamoyanan resah akibat adanya aktivitas pengolahan emas menggunakan tong dengan menggunakan bahan kimia berbahaya, dikhawatirkan dampaknya merusak lingkungan dan mengancam kesehatan warga.

Berdasarkan informasi dan hasil pantauan awak media kelokasi, pada Senin,10 Maret 2026. Pengolahan emas di lokasi tersebut menggunakan metode tong atau rendaman dengan bahan kimia berupa CN (sianida) yang dikenal di kalangan penambang sebagai “sangkalim”, serta bahan kimia lain yang disebut Jean Seng.

Dua tong besar dengan kapasitas ratusan beban material yang diduga milik seorang pengusaha berinisial H. A, tampak beroperasi tanpa memperdulikan dampak dari usaha yang dilakukan.

Pemerintah setempat pun tampak acuh dan tidak perduli terhadap kegiatan yang dilakukan tanpa mengantongi ijin tetsebut.

Sejumlah warga mengaku khawatir aktivitas tersebut dapat merusak lingkungan sekitar. Selain berada di kawasan permukiman, lokasi pengolahan juga dinilai berpotensi mencemari sumber air warga dan lahan pertanian.

“Yang dikhawatirkan itu limbahnya. Kalau air yang sudah bercampur bahan kimia seperti sianida meresap ke tanah, bisa saja masuk ke sumur warga atau ke sawah,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut warga, penggunaan bahan kimia seperti sianida dalam proses pengolahan emas memiliki risiko tinggi jika tidak dikelola dengan sistem pengolahan limbah yang benar. Selain berbahaya bagi manusia, limbah tersebut juga dapat merusak ekosistem tanah dan air.

Kondisi ini juga memicu kekhawatiran karena wilayah Sukabumi dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi bencana alam cukup tinggi. Kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal dikhawatirkan memperparah risiko longsor maupun pencemaran lingkungan di masa depan.

“Kalau alam terus dirusak seperti ini, yang rugi masyarakat juga. Apalagi daerah sini rawan bencana,” kata warga lainnya.

Warga berharap aparat penegak hukum maupun instansi terkait segera turun tangan untuk mengecek aktivitas tambang tersebut dan untuk segera menutup dan bilamana ditemukan adanya pelanggaran hukum terkait dengan kegiatan tersebut agar jangam ragu untuk meminta pertanggung jawaban dari pelaku usaha.

Masyarakat juga meminta adanya pengawasan ketat terhadap penggunaan bahan kimia berbahaya dalam pengolahan emas agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas tambang emas ilegal tersebut. Warga berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera melakukan penelusuran dan mengambil langkah tegas jika terbukti melanggar aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *