Wahanainformasi.com – Jampangkulon, 10 Februari 2026 – Kecamatan Jampangkulon merayakan kesuksesan gemilang tim atlet pencak silat mereka melalui acara Papajar yang dirangkai dengan tausiah, penyerahan piagam penghargaan, dan media conference kepada kepala atlet yang mewakili wilayah tersebut. Acara ini digelar pasca-perolehan prestasi luar biasa di Kejuaraan Pencak Silat Se-Kabupaten Sukabumi, yang diselenggarakan di Cimenteng, Kecamatan Cikembar, pada akhir pekan lalu. Total 18 medali diraih oleh para atlet dari kelas prestasi, menunjukkan dedikasi dan kerja keras generasi muda Jampangkulon dalam olahraga tradisional ini.
Tim pesilat Jampangkulon, yang terdiri dari 20 atlet remaja dari tiga paguron—Gagak Lawung, Layung Meka, dan Layung Sari—berhasil mendominasi berbagai kategori. Camat Jampangkulon, Dading, memberikan dukungan penuh dari pemerintah setempat. Prestasi ini menjadi bukti semangat juang, disiplin, dan kerja sama yang tak tergoyahkan.

Sementara itu, Ketua IPSI Kecamatan Jampangkulon, Asep Riklas, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini, menekankan bahwa 18 medali dari tiga paguron yang diturunkan—yaitu Gagak Lawung, Layung Sari, dan Layung Meka—mencerminkan potensi besar atlet lokal yang siap bersaing di tingkat lebih luas. “Ini adalah hasil kolaborasi antara pelatihan intensif, nilai-nilai agama yang ditanamkan melalui tausiah, dan dukungan komunitas. Kami berharap prestasi ini bisa memotivasi lebih banyak pemuda untuk bergabung dengan IPSI,” ujar Ketua IPSI Kecamatan Jampangkulon.
Kejuaraan di Cimenteng sendiri menampilkan kompetisi ketat dari berbagai kecamatan di Sukabumi, dengan fokus pada elemen-elemen dasar pencak silat seperti gerakan cepat, strategi bertarung, dan ketahanan fisik. Capaian ini tidak hanya meningkatkan citra olahraga tradisional di Jampangkulon tetapi juga mendukung visi daerah menuju Sukabumi Mubarakah dan Jampangkulon Nyate Bos yang berbudaya melalui aktivitas fisik.











