Rakor MBG di Jampangkulon Libatkan 9 Kepala SPPG, Bahas Kondusivitas dan Evaluasi Program

Wahanainformasi.com – JAMPANGKULON – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan tersebut diikuti sembilan kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kecamatan Jampangkulon.

Rakor yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Jampangkulon, Selasa (1/9/2026), turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa se-Kecamatan Jampangkulon, perwakilan UPTD dan UPTB, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kegiatan dipimpin langsung Camat Jampangkulon, Dading. Rakor tersebut digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarpihak sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Jampangkulon dalam pelaksanaan program MBG.

Camat Jampangkulon Dading mengatakan, koordinasi dilakukan bersama masyarakat dan pihak-pihak terkait sebagai tindak lanjut dari berbagai masukan serta kebutuhan sinkronisasi mengenai pelaksanaan program MBG.

“ Kegiatan hari ini dilaksanakan bersama masyarakat dalam rangka menindaklanjuti permintaan koordinasi terkait program MBG. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi bersama pihak-pihak terkait yang sebelumnya telah melakukan sinkronisasi dan pembahasan bersama,” ujar Dading.

Menurutnya, melalui koordinasi tersebut diharapkan seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga dan memperbaiki pelaksanaan kegiatan MBG. Evaluasi juga diperlukan terhadap kegiatan yang dinilai kurang relevan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, kita berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga dan memperbaiki pelaksanaan kegiatan, termasuk mengevaluasi kegiatan yang dinilai kurang relevan. Berbagai usulan dan masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dan tindak lanjut bersama,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis menyampaikan bahwa koordinasi antarpihak menjadi hal penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, khususnya dalam pelaksanaan program MBG yang melibatkan banyak unsur di masyarakat.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pengelola SPPG, masyarakat, serta unsur terkait lainnya dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Rakor tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mendukung pelaksanaan program MBG di Kecamatan Jampangkulon, sehingga manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara optimal serta berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *