Wahanainformasi.com – SUKABUMI, Aksi nyata dalam program ‘Polri Peduli’ kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Sukabumi. Kali ini, Polsek Simpenan di bawah pimpinan AKP Bayu Sunarti Agustina, S.E., bergerak cepat mengevakuasi seorang wanita yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telantar di pinggir jalan, Rabu (12/8).
Peristiwa humanis ini bermula saat personel Polsek Simpenan tengah melakukan patroli rutin. Petugas menemukan wanita tersebut berada di kawasan rawan kecelakaan, tepatnya di Jl. Raya Kiaradua – Bagbagan, Kampung Cisarakan, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 10.00 WIB.

Melihat kondisi wanita yang memprihatinkan dan berisiko membahayakan dirinya maupun pengguna jalan, Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina bersama KSPKT I Aiptu M. Hakim. A, S.H., dan anggota piket jaga langsung mengambil tindakan tegas namun persuasif. Wanita tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Mapolsek Simpenan untuk mendapatkan penanganan kemanusiaan yang layak.
“Kami membawa beliau ke Polsek untuk dibersihkan terlebih dahulu agar lebih manusiawi, kemudian kami berikan makanan yang layak,” ujar AKP Bayu Sunarti dalam keterangannya.

Tidak berhenti di situ, Polsek Simpenan langsung membangun sinergi lintas instansi secara cepat demi masa depan wanita tersebut. Pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kecamatan Simpenan, Puskesmas Kecamatan Simpenan, serta UPTD Dukcapil setempat untuk menelusuri identitasnya.
Langkah cepat dan terintegrasi ini membuahkan hasil yang baik. Demi mendapatkan perawatan medis dan pemulihan psikologis yang lebih optimal dan berkelanjutan, wanita diduga ODGJ tersebut kini telah dititipkan di Yayasan Welas Asih, Kecamatan Palabuhanratu.
Seluruh rangkaian aksi ‘Polri Peduli’ ini berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Langkah responsif Polsek Simpenan ini menuai banyak pujian dari masyarakat sekitar yang mengapresiasi kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
















