Jampangkulon, 27 Maret 2026– Pemerintah Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, baru saja melaksanakan kerja bakti rutin Jumat Bersih di sekitar Area Tugu Palagan. Acara ini dipimpin langsung oleh Camat Jampangkulon, Dading, sebagai bentuk komitmen pelestarian situs bersejarah yang menjadi lambang perlawanan masyarakat Pajampangan terhadap penjajah Belanda pada masa kolonial.
Tugu Palagan, sebagai landmark ikonik di wilayah kecamatan ini, tidak hanya menandai lokasi konflik historis tapi juga menyimpan narasi semangat juang para pahlawan lokal. Camat Dading menyoroti bahwa tugu-tugu tersebut merepresentasikan nilai patriotisme yang tetap relevan hingga kini. “Ini adalah momentum istimewa untuk merawat warisan budaya kita bersama-sama,” ungkapnya dengan semangat tinggi.
Untuk detail teknis, dua lokasi utama tugu yang diperbaiki mencakup: pertama, di Kampung Cirangkong RT 03/05, Desa Tanjung, dekat Jembatan Cikarang Sasak, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran; serta kedua, di belokan Kondang, sekitar 200 meter dari tugu pusat. Kedua titik ini dianggap memiliki makna historis mendalam, sering dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul warga untuk merenungkan perjuangan kemerdekaan.
Semua staf pemerintah kecamatan hadir dan berkontribusi dalam kerja bakti hari ini, termasuk pembersihan lingkungan sekitar tugu seperti pemotongan rumput liar, penggalian saluran drainase, dan pengecatan fasilitas umum. Program ini merupakan elemen esensial dari Jumat Bersih, yang bertujuan mempererat solidaritas antar warga dan menjaga situs bersejarah sebagai objek wisata edukatif.
Camat Dading berharap partisipasi massal masyarakat akan memperkuat akar lokal, sambil menjaga kebersihan dan keamanan area wisata sejarah agar tetap lestari. Kegiatan ini pun menjadi sarana silaturahmi untuk menghormati perjuangan para pendahulu.
















