Viral… Dengan Tarif Murah Wisatawan Dapat Bermain Di Pantai SBH Palabuhanratu Walau Tidak Menginap

Uncategorized70 Dilihat

Wahanainformasi.com – Nama besar Hotel Indonesia Palabuhanratu atau yang sering di sebut Samudra Beach Hotel (SBH) tentu tidak asing lagi buat para wisatawan. Dan sekarang SBH sudah menjadi icon hotel di Palabuhanratu.

Saat awak media mengunjungi SBH, Kamis, 2/04/2026, Bagian Marketing Komunikasi SBH, Mentari menuturkan: “Alhamdulillah, semenjak awal libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau tahun 2026 ini, pengunjung lokal dan yang menginap di SBH ada peningkatan. Dan walaupun sedang ada renovasi hotel, sekitar 35 kamar hotel selalu terisi oleh wisatawan yang menginap di SBH.”

“Dan untuk diketahui, sewaktu ada kunjungan Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi atau yang sering di panggil KDM, beliau mengapresiasi kontribusi pajak dari SBH yang cukup besar.”

“Dan semua komplek yang menjadi hak pengelolaan SBH, seperti Pantai Karang Naya dan Sukawayana ada kontribusi untuk setoran pajaknya.”

Jadi, pada waktu libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 ini terlihat antusias masyarakat sangat besar untuk berlibur di pantai Karang Naya.

Dan menyikapi ada sedikit komplain dari wisatawan perihal tiket parkir Pantai Karang Naya sebesar Rp. 30.000/mobil, itu tidak ada kenaikan tarif. Karena pihak pengelola SBH setiap hari Sabtu dan Minggu diluar libur Lebaran juga tetap tarifnya Rp. 30.000/Mobil.

Dan dari hasil parkir itu sendiri ada kontribusi setor pajak ke pemerintah. Karena pihak SBH sendiri sangat patuh pada aturan dan selalu menjalani kewajiban-kewajiban pajak yang sudah menjadi kenentuan pemerintah.

Terobosan baru SBH, dimana wisatawan dapat memasuki akses ke Pantai dan Kolam SBH dengan tarif Rp. 25.000,- walau tidak menginap di SBH.

Dan tiket Rp.25.000/Orang tersebut dapat digunakan untuk berenang di kolam SBH, atau dapat ditukar dengan makanan atau minuman yang sudah disediakan oleh pihak manajemen SBH.

Jadi tiket masuk tersebut bukan sebagai tiket saja, tapi ada fasilitas berenang atau dapat ditukar dengan minuman atau makanan di lokasi pantai SBH tersebut.

Mentari juga mengharapkan kepada pihak Dinas Pariwisata agar lebih melakukan penataan UMKM dan warung-warung di sepanjang pantai, agar ditertibkan dan di benahi agar sepanjang pantai tidak nampak semberawut sehingga mengganggu kenyamanan para wisatawan.

Dan disaat libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H seperti kemarin, diharapkan kepada pihak DLH agar lebih intens lagi dalam mengangkut sampah-sampah yang menumpuk disetiap titik kawasan pantai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *