Wahanainformasi.com – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengajak para petani untuk memiliki kemampuan yang lebih beragam. Bahkan harus bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.
“Kita harus menjadi petani yang multitalenta. Apapun yang bisa ditanam dan menghasilkan, harus dikembangkan,” ujarnya saat berdiskusi dan menanam tanaman holtikultura bersama para petani di Kawasan Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kamis, 2 Juli 2026.

Apalagi jika melihat posisi Kabupaten Sukabumi, terutama Kecamatan Sukabumi yang dekat dengan kawasan perkotaan. Hal itu dapat menjadi peluang besar untuk memperluas pasar pertanian.
“Melihat banyak kafe dan restoran di Kota Sukabumi, kita bisa menjadi pemasok dalam skala bisnis. Ini peluang yang harus dimanfaatkan petani,” ucapnya.
Namun di sisi lain, Wabup mengingatkan pentingnya pemanfaatan ruang pertanian secara tepat. Hal itu dengan memperhatikan kesesuaian jenis tanaman, terutama tanaman keras yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Di sini masih banyak tanaman keras produktif, seperti alpukat dan lainnya. Ini sangat bagus,” ungkapnya.
Dalam memajukan sektor pertanian, Wabup pun menekankan pentingnya regenerasi petani. Menurutnya, ilmu dan semangat bertani harus diwariskan kepada generasi muda agar sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Pertanian harus ditularkan kepada anak-anak muda. Mereka yang nantinya akan melanjutkan dan mengembangkan potensi pertanian Sukabumi di masa depan,” bebernya.















