Wahanainformasi.com —*JAKARTA* — Persija Jakarta berhasil memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Persib Bandung dalam laga panas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu malam. Gol penentu kemenangan Macan Kemayoran dicetak Ivan Mamut pada masa injury time, tepat saat papan skor menunjukkan menit 90+5. Sabtu, 12/09/2026.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan peningkatan performa Persija sejak hadirnya “efek STY” di tubuh tim. Pola permainan yang lebih disiplin, transisi cepat, dan mental bertanding yang tidak kendor terlihat jelas sepanjang 90 menit.
Persija membuka keunggulan lebih dulu lewat gol di babak pertama. Persib membalas dan membuat skor imbang 1-1 hingga memasuki menit-menit akhir. Ketika kedua tim tampak akan puas berbagi poin, Mamut muncul sebagai pahlawan.
Memanfaatkan umpan silang di kotak penalti, striker Persija itu melepaskan sundulan yang gagal diantisipasi kiper Persib. Stadion langsung meledak. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
*”Efek STY” Dongkrak Kualitas Persija*
Sejak kedatangan tangan dingin Shin Tae-yong yang memberikan pengaruh besar pada pembinaan dan filosofi permainan, Persija terlihat berbeda. Lini tengah lebih rapi, pressing lebih intens, dan para pemain muda mendapat kepercayaan lebih.
“Kami bermain sebagai tim. Instruksi pelatih dijalankan dengan baik dan hasil kerja keras terbayar malam ini,” ujar salah satu pemain Persija usai laga.
Kemenangan ini membuat posisi Persija menduduki peringkat kedua klasemen sementara ISL tahun 2026.
*Persib Pulang Kepala Tegak, Tapi Kutukan Belum Putus*
Meski kalah, Persib Bandung tetap menunjukkan perlawanan sengit. Tim Maung Bandung beberapa kali merepotkan pertahanan Persija dan tampil lepas tanpa beban.
Namun hasil ini membuat Persib masih belum bisa memutus “kutukan” 40 tahun tanpa kemenangan di SUGBK saat menghadapi Persija. Catatan buruk itu terus menghantui setiap kali bertandang ke Senayan.
“Anak-anak sudah berjuang maksimal. Kalah di injury time memang menyakitkan, tapi kami tetap pulang dengan kepala tegak. Evaluasi akan segera kami lakukan,” kata pelatih Persib.
Laga ini kembali membuktikan panasnya rivalitas El Clasico Indonesia. 3 poin untuk Persija, dan pekerjaan rumah besar bagi Persib untuk memutus dominasi tuan rumah di SUGBK.
Bagaimana menurutmu, apakah “efek STY” ini akan bawa Persija juara musim ini?






















