Kepala SMPN 3 Palabuhanratu Keluhkan Dana Bos Yang Tidak Mencukupi Operasional Sekolah

Wahanainformasi.com – Palabuhanratu – Mengawali kegiatan belajar dan mengajar tahun 2026-2027, SMPN 3 Palabuhanratu menambah satu rombel kelas 7.

Dari hasil SPMB SMPN 3 Palabuhanratu tahun 2026, SMPN 3 Palabuhanratu menambah satu rombel, yang awalnya biasa 2 rombel untuk kelas 7, tahun ini menerima siswa baru untuk 3 rombel.

Kepala sekolah SMPN 3 Palabuhanratu, Pipit Yuanastia H. S.Pd. M.PFis menuturkan: “Alhamdulillah kita tahun ini menerima 3 rombel untuk kelas 7. Namun kita masih kekurangan kelas, sehingga kami menggunakan ruang laboratorium untuk dijadikan ruang kelas.”

Masih kata Pipit, kendalanya tentu banyak ruang kelas yang perlu perbaikan, dan juga Dana BOSP tidak mencukupi untuk menggaji guru honorer.”

Dan kendala tersebut diakibatkan dana BOSP yang tidak cukup untuk menggaji para guru.

Kalau diperhatikan, SMPN 3 Palabuhanratu juga kurang memperhatikan kebersihan taman depan sekolah yang terlihat kurang perawatan dan sudah lama tidak di cat ulang.

Tentu dengan banyaknya ruang kelas yang perlu perbaikan, dan pengelolaan taman depan kelas yang kurang terawat, menimbulkan indikasi bahwa anggaran untuk perawatan tidak diperuntukkan sebagaimana mestinya.

Dan juga Kepala Sekolah SMPN 3 Palabuhanratu terlihat tidak transparan dalam penggunaan dana bos nya. Karena tidak memperlihatkan berita acara perumusan RKAS.

Karena sewaktu awak media wahana informasi datang ke SMPN 3 Palabuhanratu juga tidak disediakan buku tamu, dan hanya mendengarkan realisasi anggaran BOSP melalui percakapan saja.

Dan terkesan Kepala Sekolah SMPN 3 Palabuhanratu terkesan tidak transparan dalam penggunaan dana BOSP nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *