Wahanainformasi.com *SUKABUMI* – Pelaksanaan proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tarisi, Kabupaten Sukabumi, menuai pertanyaan dari pihak sekolah. Pasalnya, bangunan kelas baru yang telah selesai dikerjakan tersebut tidak dilengkapi dengan langit-langit atau plafon.
Pantauan awak media Wahana Informasi di lokasi, Rabu , 16/09/2026, terlihat jelas kondisi ruang kelas baru tersebut. Rangka atap baja ringan dibiarkan terbuka tanpa penutup plafon, sehingga aluminium foil penutup atap dan instalasi kabel listrik terlihat menggantung. Padahal, ruangan tersebut sudah diisi dengan meja kursi belajar dan dicat dengan warna hijau.

Pihak guru di SDN Tarisi mengaku sudah menyampaikan komplain terkait kondisi tersebut kepada pihak pelaksana proyek.
“Kami sudah komplain, kenapa kelas baru tidak ada plafonnya. Panas dan tidak nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Tapi jawaban pelaksana, katanya ini sudah sesuai RAB,” ujar salah seorang guru SDN Tarisi yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di sekolah, Selasa (16/09/2026).
Ironisnya, saat pihak sekolah meminta untuk diperlihatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tersebut sebagai bukti transparansi, pihak pelaksana enggan menunjukkannya.
“Kami tidak diperlihatkan RAB-nya. Kami kan sebagai penerima manfaat berhak tahu, apakah memang di RAB tidak ada plafon atau ada pengurangan spesifikasi. Kami jadi bertanya-tanya,” lanjutnya.
Kondisi ruang kelas tanpa plafon dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan konsentrasi siswa. Selain suhu ruangan menjadi lebih panas karena sengatan langsung dari atap, kebisingan saat hujan juga akan sangat mengganggu proses belajar.
Atas temuan ini, pihak SDN Tarisi berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi selaku penanggung jawab kegiatan untuk turun tangan dan mempertanyakan hal tersebut langsung kepada pihak pelaksana proyek.
“Kami mohon kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk mengecek kembali dan mempertanyakan kepada pelaksana, kenapa RKB bisa dibangun tanpa langit-langit. Kami ingin pembangunan ini sesuai standar ruang kelas yang layak untuk anak-anak,” tegasnya.
Ini jawaban pelaksana proyek RKB SDN Tarisi : “Betul terkait RAB..memang tida ada pelapon… Coba konfirmasi ke dinas… Yah.. Kang”
“Sebetulnya nya dari sebelum pelassna an pun pihak dinas dan konsultan termasuk pelaksana sudah menerang kan bahwa. RKB ini tida di lengkapi.. Pelapon.. Yah”

























