Wahanainformasi.com – *BANJARMASIN* Senin, 14/09/2026 – KM Virgo Transport 8 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa akhirnya ditemukan dalam kondisi terbalik. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan kapal tersebut belum tenggelam sepenuhnya saat ditemukan.
Pernyataan itu disampaikan Dudy dalam konferensi pers di Posko SAR Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9/2026).
“Berdasarkan laporan dari helikopter yang turut melakukan pencarian, kapal belum dalam posisi tenggelam,” ujar Dudy.
Kronologi dan Kondisi Kapal
KM Virgo Transport 8 bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Jumat (12/9/2026) pukul 06.52 WIB dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin. Kapal roro berbendera Indonesia berukuran 8.540 GT itu dinakhodai Arief Yunianto dan dioperasikan PT Virgo Karya Shipping.
Sekitar pukul 02.00 WITA Minggu dini hari, kapal dilaporkan mengalami _listing_ atau kemiringan di perairan Masalembo, Laut Jawa, dan kehilangan kontak.
Menurut Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso, kemiringan kapal terjadi akibat hantaman ombak dari lambung kanan. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh nakhoda kepada Basarnas. Nakhoda juga sempat mengaktifkan sinyal darurat untuk meminta bantuan.
Lokasi kapal terbalik berjarak sekitar 80 mil laut dari Banjarmasin. Posisi terakhir tercatat di koordinat 4°31’51.82″ LS, 114°02’06.88″ BT.
Korban dan Operasi SAR
Berdasarkan data manifest, kapal mengangkut 243 orang, terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga membawa 89 unit kendaraan.
Hingga Minggu sore, Basarnas mencatat 113 orang berhasil dievakuasi. Rinciannya 107 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Data lain menyebutkan 136 orang masih dalam pencarian.
“Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8,” kata Menhub Dudy.
Operasi SAR gabungan mengerahkan 15 armada laut dan udara, meliputi 11 kapal, 1 helikopter, dan 3 pesawat. Unsur TNI AL, Polri, serta pesawat CN-235 juga diterjunkan untuk memperluas area pencarian.
Penyebab Masih Diselidiki
Menhub menyerahkan proses investigasi penyebab kecelakaan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Dudy meminta seluruh pihak bersabar agar KNKT dapat bekerja secara profesional dan independen.
“Kecelakaan KM Virgo Transport 8 akan ditindaklanjuti melalui investigasi secara menyeluruh,” tegas Dudy.
Di sisi lain, General Manager Pelindo Kotabaru Dhany Rachmad menyebut berdasarkan informasi di lapangan kapal sudah tenggelam setelah mengalami kebocoran. Namun hingga kini Menhub masih memastikan kapal berada dalam posisi terbalik dan mengapung.
Posko penanganan darurat telah didirikan di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, untuk koordinasi dengan Basarnas, Pelindo, keluarga korban, dan pihak terkait lainnya.
Operasi pencarian masih terus berlangsung. Data korban dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan.


























